Komplikasi pada Pasien Fraktur Klavikula Pasca Penatalaksanaan Operatif di RS Bina Sehat Jember periode 2007-2012
Abstrak: Prevalensi fraktur
klavikula adalah 5 % dari keseluruhan jenis fraktur. Penyebab fraktur klavikula
biasanya adalah trauma pada bahu akibat kecelakaan oleh karena terjatuh atau
kecelakaan kendaraan bermotor, namun
kadang juga disebabkan
oleh faktor-faktor bukan
traumatik. Penatalaksanaan fraktur dapat secara operatif maupun
non-operatif, keduanya memungkinkan terjadinya komplikasi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui adanya komplikasi pada pasien fraktur klavikula
pasca terapi operatif
bila dibandingkan dengan
sisi kontralateral. Metode penelitian yang digunakan adalah
survey analitik dengan perhitungan sampel menggunakan sistem sampling jenuh.
Sejumlah 16 sampel dimasukkan dalam penelitian ini sesuai kriteria inklusi.
Dari penelitian ini didapatkan nilai
perbandingan ROM, kekuatan otot, pemendekan tulang, dan atrofi otot yang didapat
adalah p>0,05. Sedangkan nilai perbandingan NRS, sensasi raba, deformitas
yang di dapat adalah p<0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa pasca terapi operatif fraktur
klavikula, ROM sendi
bahu, kekuatan otot
bahu normal serta
tidak ada pemendekan tulang dan
atrofi otot, tetapi ada komplikasi pada NRS, sensasi raba, serta terjadi deformitas.
Penulis: Adhitya Wicaksono,
Muhammad Hasan, Irawan Fajar Kusuma
Kode Jurnal: jpkesmasdd140113