PENGARUH BOBOT DAN FREKUENSI PEMUTARAN TELUR TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS, DAN BOBOT TETAS ITIK LOKAL
ABSTRACT: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh bobot dan frekuensi pemutaran telur
terhadap fertilitas, daya tetas, dan bobot day old ducks (DOD) itik lokal.
Penelitian ini menggunakan 351 butir telur itik lokal dengan rasio induk jantan
dan betina 1:10. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola
faktorial 3x3. Perlakuan terdiri dari 3 kelompok dengan 3 ulangan dan setiap
ulangan terdiri dari 13 butir telur. Bobot telur adalah 53-60 g (B1), 61-68 g
(B2) dan 69-76 g (B3) dan pemutaran telur 4 kali, 6 kali, dan 8 kali dalam
sehari. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan
tidak mempengaruhi fertilitas dan daya tetas, tetapi berpengaruh terhadap bobot
DOD. Bobot tetas tertinggi terdapat pada telur dengan bobot besar (B3) yaitu
sebesar 46,44 g. Tidak terdapat interaksi antara bobot dan frekuensi pemutaran
telur terhadap fertilitas, daya tetas, dan bobot tetas DOD. Kesimpulan dari
penelitian ini yaitu bobot dan frekuensi pemutaran telur tidak mempengaruhi
fertilitas dan daya tetas tetapi bobot telur mempengaruhi bobot tetas.
Penulis: Ratih Dewanti, Yuhan,
Sudiyono
Kode Jurnal: jppeternakandd140223