Penentuan Kebutuhan Tenaga di RS HVA Toeloengredjo dengan Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) untuk Efisiensi Sumber Daya Manusia
ABSTRAK: Rumah sakit harus
mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja secara efisien tanpa mengorbankan
kualitas pelayanan, guna meningkatkan daya saingnya. Workload Indicators of
Staffing Need (WISN) adalah suatu metode untuk menghitung kebutuhan tenaga
kerja berdasarkan beban kerja. Metode yang digunakan adalah Workload Indicators
of Staffing Need (WISN). Metode ini
membandingkan kondisi ketenagaan
riil dengan hasil
penghitungan WISN. Dari
rasio WISN bisa diketahui kelebihan atau kekurangan
tenaga kerja yang ada. Unit yang diteliti ada 19 sub-divisi dari Divisi
Pelayanan medis, Divisi Penunjang Medis dan Divisi Keperawatan. Dari
penghitungan WISN terhadap 19 sub-divisi dihasilkan kebutuhan tenaga berdasarkan
beban kerja tahun
2012 sebesar 158
orang dan saat
ini terdapat 199
orang, sehingga terdapat kelebihan 41 orang. Rasio WISN yang
dihasilkan sebesar 1,26 menunjukkan terjadi kelebihan tenaga lebih dari 25%
dari kebutuhan yang ada. Kelebihan tenaga kerja dari penghitungan WISN
dikarenakan rendahnya kegiatan di beberapa unit pelayanan. Penyebab
yang lain karena
ada unit pelayanan
dan unit penunjang
yang dibuka 24
jam tujuh hari
per mingguuntuk memberikan keunggulan pelayanan kepada pasien. Untuk
memenangkan persaingan antar rumah sakit dengan menonjolkan pelayanan yang
cepat dan berkualitas, pihak manajemen rumah sakit harus memenuhi kebutuhan tenaga
kerja di unit pelayanan dengan melebihi dari kebutuhan beban kerja yang ada.
Pelayanan yang cepat, tepat waktu, jam pelayanan, dan luas area rumah sakit
memberikan pengaruh dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja.
Penulis: Wahjoe Harijanto , FX
Retriatmadja Moestopo , Yetty Nusaria NI
Kode Jurnal: jpkedokterandd140443