PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK GERGAJI DAN ARANG SEKAM PADI SEBAGAI MEDIA SAPIH UNTUK CEMPAKA KUNING (Michelia champaca)
ABSTRAK: Dalam mendukung budidaya tanaman cempaka
kuning (Michelia champaca) secara intensif perlu dilakukan
penyediaan bibit yang
berkualitas di persemaian.
Salah satu faktor
yang mempengaruhi
pertumbuhan dan kualitas
bibit yaitu media sapih. Tujuan
penelitian ini adalah untuk (1)
mengetahui pengaruh serbuk gergaji
dan arang sekam
padi sebagai media sapih
dibandingkan media tanah
lapisan atas (top
soil) terhadap pertumbuhan
bibit cempaka kuning; (2)
mendapatkan komposit media terbaik antara
tanah lapisan atas
(top soil) dengan serbuk
gergaji atau arang
sekam padi bagi
pertumbuhan bibit cempaka
kuning. Penelitian dilaksanakan
di rumah kaca
Fakultas Pertanian Universitas
Lampung, dari bulan
Januari sampai April 2013. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan, setiap unit percobaan terdiri
dari 6 bibit cempaka kuning sehingga jumlah
bibit yang digunakan
sebanyak 108 bibit. Perlakuan yang
diberikan yaitu (1) tanah lapisan atas; (2) serbuk gergaji; (3)
arang sekam padi; (4) tanah lapisan atas + serbuk gergaji 1:1; (5) tanah
lapisan atas + arang sekam padi 1:1; (6)
tanah lapisan atas + serbuk gergaji + arang sekam
padi 1:1:1. Parameter yang
diamati meliputi tinggi,
diameter, jumlah daun, panjang akar, nisbah tajuk dan akar,
berat kering total, dan indeks mutu bibit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
media sapih arang sekam padi memberikan pertumbuhan bibit cempaka kuning yang
sama baik dengan
media sapih tanah
lapisan atas (top
soil). Media sapih komposit yang
mempunyai pertumbuhan bibit cempaka kuning yang lebih baik adalah media sapih
komposit tanah lapisan atas (top soil) + arang sekam padi 1:1.
Penulis: Anita Dewi Agustin,
Melya Riniarti, dan Duryat
Kode Jurnal: jpkehutanandd140046