DAMPAK PARTISIPASI WANITA DAN FAKTOR DEMOGRAFI DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN (HKm) TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT

ABSTRAK: Hutan  Kemasyarakatan  (HKm)  merupakan  suatu  skema  pemberdayaan  masyarakat  melalui penguatan  faktor  produksi hasil  hutan  bukan  kayu berupa  akses  terhadap  lahan  hutan, utamanya  hutan  lindung.    Namun  belum diketahui  dampak  partisipasi  wanita  dalam pengelolaan  HKm  terhadap  pendapatan  keluarga  di  Desa  Tribudi  Syukur  dan  Desa  Tribudi Makmur.    Untuk  itu,  maka  dilakukan penelitian  dengan  tujuan  mengetahui  dampak demografis  dan  partisipasi  wanita  dalam  pengelolaan  HKm  terhadap  pendapatan  keluarga  di Desa  Tribudi  Syukur  dan  Desa  Tribudi  Makmur,  Kecamatan  Kebun  Tebu,  Kabupaten Lampung  Barat,  Provinsi  Lampung. Penelitian  ini  dilaksanakan di Hutan  Kemasyarakatan Desa  Tribudi  Syukur dan  Tribudi  Makmur. Data  diambil  dengan menggunakan  metode pengambilan data simple random sampling. Analisis data menggunakan model linier dibantu menggunakan software Minitab 16 untuk optimasi parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor  luas  garapan  dan  pendapatan  kelompok wanita  tani  berpengaruh  nyata  dengan partisipasi  wanita  terhadap  pendapatan  dalam  pengelolaan  HKm.    Sedangkan,  pada  faktor kepala  keluarga,  umur  wanita,  umur  laki-laki,  tingkat  partisipasi  wanita,  pendidikan  wanita, pendidikan  laki-laki,  jumlah  tanggungan, dan  jarak  rumah  ke  lahan  garapan  tidak berhubungan secara nyata dengan partisipasi wanita terhadap pendapatan  dalam pengelolaan HKm.
Kata kunci: hutan kemasyarakatan, partisipasi wanita, pendapatan
Penulis: Rio Yudischa, Christine Wulandari, dan Rudi Hilmanto
Kode Jurnal: jpkehutanandd140047

Artikel Terkait :