MANAJEMEN ASMA PADA SISWA REMAJA DENGAN FAKTOR RESIKO DALAM RUMAH

Abstrak: Asma  adalah  penyakit  saluran  napas  kronik  yang  penting  dan  merupakan masalah  kesehatan  masyarakat  yang  serius  di  berbagai  negara  di  seluruh  dunia.  Asma  dapat bersifat  ringan  akan  tetapi  dapat  bersifat  menetap  dan  mengganggu  aktivitas  bahkan  kegiatan harian.  Produktivitas  menurun  akibat  mangkir  kerja  atau  sekolah,  dan  dapat  menimbulkan disability  (kecacatan).Hal  ini  menjadi  faktor  utama  yang  harus  diperhatikan  dalam  upaya intervensi  lingkungan  guna  menurunkan  insiden  kekambuhan  asma.   Kasus.  An.  R,  16  tahun pelajar keluhan utama sesak yang semakin sering timbul sejak 6 minggu terakhir.Sesak dan batuk dipengaruhi cuaca dan debu sekitar. Sesak kambuh 2 kali dan 1 kali di malam hari. Setiap kali serangan sesak pasien hanya beristirahat dan kemudian biasanya hil ang.  Dari pemeriksaan fisik didapatkan wheezing.  Dalam kasus ini pasien didiagnosis asma.  Kesimpulan.  Setelah dilakukan intervensi  jumlah  serangan  asma  dalam  4  minggu  berkurang  menjadi  nol.  Dalam  melakukan intervensi  digunakan  klinis tetapi juga terhadap  psikososialnya, oleh karnanya pemeriksaan dan penanganan holistik, komprehensif dan berkesinambungan. Dalam pelaksanaan intervensi pasien patuh namun kakek yang seorang perokok belum melaksanakan berhenti merokok  tetapi saat ini merokok di luar rumah.
Kata kunci: asma, lingkungan, pelayanan kedokteran keluarga, sesak
Penulis: Ronalda Budyantara
Kode Jurnal: jpkedokterandd140143

Artikel Terkait :