Kombinasi Artemisinin dan Ekstrak Moringa oleifera Menurunkan Ekspresi NF-κB namun Tidak Menurunkan Ekspresi iNOS pada Otak Mencit Diinfeksi Malaria

ABSTRAK: Malaria otak merupakan manifestasi tersering dari infeksi malaria berat yang ditandai dengan respon inflamasi berlebih di otak. Untuk mencegah terjadinya resistensi, penggunaan obat antimalaria standar (artemisinin) harus dikombinasikan dengan  obat  antimalaria  lain.  Moringa  oleifera,  yang  secara  in  vitro  memiliki  aktivitas  antimalaria  dan  anti-inflamasi, merupakan  kandidat  obat  untuk  dikombinasikan  dengan  artemisinin.  Penelitian  dilakukan  untuk  menguji  pengaruh kombinasi artemisinin dan ekstrak Moringa oleifera terhadap ekspresi NF-kB dan iNOS pada otak mencit model malaria. Penelitian  eksperimental  laboratorik  ini  dilakukan  dengan  menggunakan  36  ekor  mencit  Balb/C  yang  diinfeksi Plasmodium  berghei  ANKA  sebagai  model  malaria.  Sampel  dibagi  menjadi  enam  kelompok,  masing-masing  satu kelompok  kontrol  positif,  kontrol  negatif,  pemberian  artemisinin  0,12mg/hari  (C0),  dan  tiga  kelompok  yang  masing-masing mendapatkan kombinasi artemisinin 0,12mg/hari dan ekstrak daun kelor 3,75mg/hari (C1), 7,5mg/hari (C2) dan 15mg/hari (C3). Pengobatan diberikan setelah mencit mencapai derajat parasitemia 1-5% pasca inokulasi parasit secara intraperitoneal. Ekspresi NF-kB dan iNOS otak mencit diamati dengan metode imunohistokimia pada hari ke-3 dan ke-7 pasca infeksi. Pemberian kombinasi artemisinin 0,12mg/hari dan ekstrak Moringa oleifera 3,75mg/hari, 7,5mg/hari, dan 15  mg/hari,  menyebabkan  penurunan  ekspresi  NF-kB  dan  iNOS  yang  bermakna  dibandingkan  dengan  kontrol  positif (p<0,05).  Perlakuan  tersebut  tidak  menyebabkan  penurunan  ekspresi  iNOS  yang  bermakna  dibandingkan  pemberian artemisinin 0,12mg/hari saja (p>0,05). Kombinasi ekstrak Moringa oleifera dengan artemisinin memberikan efek sinergis dalam penurunan derajat parasitemia dan ekspresi NF-kB, tetapi tidak untuk ekspresi iNOS di otak mencit yang diinfeksi malaria.
Kata Kunci: Artemisinin, iNOS, malaria otak, Moringa oleifera, NF-kB
Penulis: Herpan Syafii H, Mochammad Dalhar, Tinny Endang H, Eviana Norahmawati, Loeki E Fitri 
Kode Jurnal: jpkedokterandd150171

Artikel Terkait :