Jumlah Sel Piramidal CA3 Hipokampus Tikus Putih Jantan pada Berbagai Model Stres Kerja Kronik
Abstract: Paparan stres kronik
dan berkepanjangan mengakibatkan hilangnya neuron di regio CA3 (cornu ammonis) hipokampus dan penurunan kognitif. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan jumlah sel piramidal CA3
hipokampus tikus putih jantan pada model stres kerja meliputi paradoxical sleep deprivation (PSD),
imobilisasi, dan footshock kronik. Metode penelitian adalah post-test only with control group design
experimental dengan rancangan acak lengkap
menggunakan 24 ekor tikus putih jantan galur Wistar usia 3–4 bulan yang
dibagi 4 kelompok: KI kontrol tanpa
perlakuan, KII (stres PSD), KIII (stres
imobilisasi), dan KIV (stres footshock) dan sel piramidal CA3 hipokampus diwarnai dengan toluidine-blue. Jumlah sel
dihitung menggunakan perangkat lunak Image
raster v2.1, perbesaran 400x tiap 10 lapangan pandang. Penelitian dilakukan 6 bulan (April–September 2012) di
Laboratorium Hewan Coba, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas
Jenderal Soedirman. Analisis data menggunakan analysis of variance (ANOVA)
dengan Post-Hoc least significant difference (LSD) menunjukkan perbedaan jumlah sel piramidal CA3 hipokampus
signifikan (p=0,037) pada minimal dua kelompok perlakuan. Uji statistik dengan
Post-Hoc LSD menunjukkan perbedaan signifikan jumlah sel piramidal CA3
hipokampus antara kelompok kontrol
(12,9±2,47) dan kelompok imobilisasi (9,00±1,53) (p<0,05). Simpulan,
kelompok imobilisasi kronik memiliki jumlah sel piramidal CA3 hipokampus
terendah dibandingkan dengan ketiga kelompok lainnya.
Penulis: Fitrianto Arjadi, Sri
Kadarsih Soejono, Lientje Setyawati Maurits, Mulyoto Pangestu
Kode Jurnal: jpkedokterandd140411
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini....
>>> KLIK DISINI <<<