Analisis Citra Radiografi Panoramik pada Tulang Mandibula untuk Deteksi Dini Osteoporosis dengan Metode Gray Level Cooccurence Matrix (GLCM)

Abstract: Osteoporosis  salah satu penyakit degeneratif yang berkaitan dengan proses penuaan yang ditunjukkan perubahan struktur trabekula dan penurunan bone mineral density (BMD). Tujuan penelitian  adalah mendapatkan metode kuantifikasi citra panoramik  pada region of interest (ROI) di mandibula untuk menentukan BMD. Penelitian ini menggunakan  ROI (80x80 pixel) pada  kondilus mandibula untuk kuantifikasi citra dilakukan di Bagian Radiologi  Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran bulan  Oktober sampai Desember 2013. Pendekatan analisis tekstur menggunakan prinsip gray level co-occurence matrix (GLCM).  Desain dari kuantifikasi citra terdiri atas tahapan pelatihan dan pengujian.  Tahapan pelatihan melalui  9 data latih terhadap subjek wanita berusia 52–73 tahun pascamenopause.  Data  BMD vertebra lumbar dari DEXA digunakan sebagai referensi pada tahap klasifikasi dengan support vector machine (SVM) dengan fungsi kernel multilayer perceptron. Pengujian digunakan 14 data uji dari subjek selain yang digunakan untuk data latih. Pengujian untuk klasifikasi kelas normal dan osteoporosis menggunakan SVM memberikan akurasi  85,71%; sensitivitas (tingkat benar positif) 90,91%; dan spesifisitas (tingkat benar negatif) 66,67%. Pengenalan fitur paling baik didapatkan menggunakan kombinasi fitur contrast, correlation, energy, dan homogeneity sebagai input bagi klasifikasi SVM. Simpulan, analisis tekstur trabekula menggunakan metode gray level co-occurence matrix (GLCM) citra panoramik gigi dapat digunakan untuk deteksi dini osteoporosis.
Kata kunci: Grey level co-occorance matrix (GLCM), panoramik, osteoporosis
Penulis: Azhari, Suprijanto, Yudhi Diputra, Endang Juliastuti, Agus Zainal Arifin
Kode Jurnal: jpkedokterandd140412

Artikel Terkait :