HUBUNGAN SARANA SANITASI DASAR RUMAH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG
Abstrak: Diare merupakan
masalah kesehatan masyarakat yang cukup berat. Balita merupakan anggota
masyarakat yang rentan terkena diare. Sarana sanitasi dasar rumah merupakan hal
penting terkait dengan diare. Kejadian diare di Puskesmas Ngunut mengalami
peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2007 sebesar 687 kasus dan pada tahun
2008 meningkat menjadi 699 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis hubungan sarana sanitasi dasar rumah dengan kejadian diare pada
balita di Desa Ngunut Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini
bersifat cross-sectional dan merupakan penelitian analitik. Instrumen yang
digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dengan menggunakan
uji statistik Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah di lokasi
penelitian yang mempunyai balita. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah
sebanyak 95 ibu yang memiliki balita yang diambil secara simple random
sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian diare pada balita di Desa
Ngunut dalam 3 bulan terakhir masih tinggi yaitu sebesar 46,3%. Sarana sanitasi
dasar rumah di Desa Ngunut harus terus ditingkatkan karena masih banyak yang
tidak memenuhi syarat yaitu sebesar 65,3%, yang meliputi sarana penyediaan air
bersih yang tidak memenuhi syarat sebesar 48,4%, sarana pembuangan kotoran
manusia yang tidak memenuhi syarat sebesar 62,1%, sarana pembuangan air limbah
yang tidak memenuhi syarat sebesar 69,5% dan sarana pembuangan sampah yang
tidak memenuhi syarat sebesar 84,2%. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan
sarana sanitasi dasar rumah dengan kejadian diare pada balita (nilai p = 0,003
(p<α)).
Penulis: Sintari Lindayani
danR. Azizah
Kode Jurnal: jpkesmasdd130342