HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN IBU PENGGUNA KONTRASEPSI SUNTIK DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASETAT (DMPA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANOTANA WERU KEC. WANEA MANADO
Abstrak: Kontrasepsi sebagai
bentuk upaya pencegahan kehamilan merupakan salah satu esensi masalah Keluarga
Berencana (KB) yang secara resmi dipakai oleh Badan Koordinasi Keluarga
Berencana (BKKBN). Salah satu jenis kontrasepsi efektif yang menjadi pilihan
kaum ibu adalah alat kontrasepsi suntik. Tujuan penelitian untuk mengetahui
hubungan pengetahuan ibu dengan kepatuhan ibu pengguna kontrasepsi suntik Depo
Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) di Wilayah Kerja Puskesmas Ranotana Weru
Kec. Wanea Manado. Desain penelitian Observasional analitik dengan pendekatan
cross sectional. Penelitian ini dilakukan di puskesmas Ranotana Weru pada 12
julii-15 juli 2014. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan 60
responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian yaitu
menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan sistem komputerisasi dengan
menggunakan uji chi-square ( ) pada tingkat kemaknaan 95% (รก = 0,05). Hasil
diperoleh hasil p-value = 0,000 dengan level of significance< 0,05. Ini
menunjukkan ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan ibu
pengguna kontrasepsi suntik DMPA. Kesimpulan semakin tinggi tingkat pengetahuan
ibu maka semakin patuh juga ibu melakukan penyuntikan ulang sesuai jadwal.
Penulis: Chrisma Natalia, Rina
Kundre, Yolanda Bataha
Kode Jurnal: jpkeperawatandd140151