HUBUNGAN ASUPAN ENERGI PROTEIN DAN FREKUENSI OLAHRAGA DENGAN DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI DAN MASSA OTOT PADA MAHASISWA IPB

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan energi-protein dan frekuensi olahraga dengan daya tahan kardiorespirasi dan massa otot. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2013 hingga Februari 2014 di lingkungan kampus Institut Pertanian Bogor. Desain penelitian adalah cross sectional.Subjek penelitian adalah 25 mahasiswa kelompok UKM dan 25 mahasiswa non-UKM sepakbola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata status gizi subjek adalah normal. Asupan dan tingkat kecukupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat subjek pada kelompok UKM lebih tinggi dan berbeda signifikan dibandingkan kelompok non-UKM. Frekuensi olahraga subjek kelompok UKM (4.04 kali/minggu) lebih sering dibandingkan dengan kelompok non-UKM (1.24 kali/minggu). Demikian juga dengan daya tahan kardiorespirasi, kelompok UKM lebih tinggi (40.1 ml O2/kg BB/menit) dan berbeda signifikan dibandingkan dengan kelompok non-UKM (36.2 ml O2/kg BB/menit). Adapun massa otot subjek pada kedua kelompok tidak berbeda signifikan, yaitu masing-masing 28.3 kg pada kelompok UKM dan 28.4 kg pada kelompok non-UKM. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi (p=0.003, r=0.415), asupan protein (p=0.009, r=0.365), serta frekuensi olahraga dengan daya tahan kardiorespirasi (p=0.004, r=0.395), tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi, asupan protein, dan frekuensi olahraga dengan massa otot tubuh(p>0.05).
Kata kunci: daya tahan kardiorespirasi, massa otot, UKM Sepakbola
Penulis: Rangga Nuansa Putra, Leily Amalia
Kode Jurnal: jpkesmasdd140236

Artikel Terkait :