HIPERTENSI GRADE II PADA LANSIA
Abstrak: Hipertensi
merupakan keadaan tekanan
darah sistolik lebih
dari 140 mmHg dan
diastolik lebih dari
90 mmHg. Hipertensi
merupakan faktor risiko
utama untuk stroke iskemik
dan perdarahan, infark
miokard, gagal jantung,
penyakit ginjal kronis, penurunan
kognitif dan kematian dini. Tekanan diastolik lebih sering meningkat pada orang
yang lebih muda
dari usia 50
tahun. Kasus. Ny.
A 65 tahun,
sebagai ibu rumah tangga, dengan
keluhan kepala terasa nyeri pada bagian
belakang sejak 3 bulan ang lalu, rasa
pusing dirasakan hilang timbul, nyeri kepala dirasakan menjalar ke leher. Rasa
pusing dan nyeri
kepala tidak disertai
keluar darah dari
hidung. Pasien tidak
ada keluhan mual, tidak muntah, BAB dan BAK lancar. Keluhan pasien tidak
disertai dengan mata
berkunang-kunang, pasien menyangkal
kalau keluhannya didasari
karena terlalu memikirkan masalah
yang dihadapi. Sebelum
ke puskesmas pasien
minum obat paracetamol setiap
kali sakit kepala.
Pasien memiliki riwayat
hipertensi pada keluarganya. Simpulan.
Hipertensi merupakan penyakit
yang sebagian besar penyebabnya kurang
memperhatikan gaya hidup
dan pengetahuan yang
kurang tentang hipertensi. Pada
pasien hipertensi meminum obat secara teratur dapat mengontrol tekanan darah
dan mencegah terjadinya komplikasi.
Penulis: Martia Rahmawati
Kode Jurnal: jpkedokterandd140140