FRAKTUR TERTUTUP 1/3 TENGAH FEMUR DEXTRA
Abstrak: Fraktur adalah
terputusnya kontinuitas tulang,
tulang sendi, tulang rawan epifisis, yang bersifat total
maupun parsial. Saat ini penyakit muskuloskeletal telah menjadi masalah
yang banyak dijumpai
di pusat-pusat pelayanan
kesehatan di seluruh dunia. Kasus.
Nn. A, 14
tahun, datang dengan
keluhan nyeri pada tungkai
kanan dan tidak dapat digerakkan pasca kecelakaan motor
3 jam sebelum masuk rumah sakit. Dari pemeriksaan fisik pada regio femur
dekstra didapatkan pemendekan, bengkak, deformitas angulasi ke lateral, nyeri
tekan, pulsasi distal teraba, sensibilitas normal, nyeri gerak aktif, nyeri gerak
pasif, dan luka
terbuka tidak ada.
Pada pemeriksaan rontgen
regio femur dextra AP lateral
didapatkan hasil fraktur femur 1/3 tengah.
Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah asam
mefenamat 500 mg 3x1 tablet, amoxicillin
500 mg 3 x 1 tablet,dan direncanakan
open reduction internal
fixation (ORIF). Telah
dilakukan penjelasan terhadap keluarga
penderita bahwa penderita
mengalami patah tulang
paha kanan dan diperlukan tindakan
operasi untuk penanganan
lebih lanjut. Simpulan.
Fraktur bisa ditangani secara
konservatif dengan traksi,
tetapi memakan waktu
yang lama, dan
atau dengan tindakan operatif
yang relatif lebih
cepat yaitu dengan
reposisi terbuka dan pemasangan fiksasi interna.
Penulis: Rinaldi Aditya
Asrizal
Kode Jurnal: jpkedokterandd140129