FORMULASI TABLET EFFERVESCENT BERBAHAN BAKU KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DAN BUAH SALAM (Syzygium polyanthum [Wight.] Walp)

Abstract: Kulit buah naga merah merupakan limbah (30 - 35% buah utuh) mengandung betasianin ± 186,90 mg/100 g dan aktivitas antioksadan ± 53,71%. Buah lainnya yang potensial dikembangkan sebagai sumber antioksidan adalah buah salam. Buah salam adalah salah satu buah-buahan lokal Indonesia yang mengandung antioksidan, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi yang tepat tablet effervescent yang dibuat dari ekstrak kulit buah naga merah dan buah salam melalui pengujian karakteristik sensori, fisik, dan kimia. Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan. Pada tahap pertama, peneliti melakukan persiapan bahan baku untuk mendapatkan kulit buah naga merah dan buah salam tanpa biji. Tahap kedua melakukan ekstraksi menggunakan pelarut etanol (97%) dan pengeringan ekstrak menggunakan pengering vakum untuk mendapat bubuk ekstrak kulit buah naga merah dan buah salam. Tahap terakhir melakukan pengujian tablet effervescent. Tablet effervescent dianalisa karakteristik sensori, fisik, dan kimia. Analisis sensori menunjukkan bahwa formulasi F1, F2, dan F3 lebih disukai panelis. Lebih lanjut, hasil dari analisis fisik dan kimia menunjukkan bahwa formulasi F3 merupakan formulasi terbaik dengan nilai aktivitas antioksidan tertinggi 63,13%, waktu larut 72,40 detik, kadar air 11,24%, parameter warna L = 41,32; C =23; dan hue = 358,74 (red purple), kandungan betasianin 309,75 mg/100 g (berat kering), dan kandungan antosianin 5,26 mg/100 g (berat kering).
Kata kunci: kulit buah naga merah; buah salam; tablet effervescent
Penulis: Yoga Sindi Pribadi, Sukatiningsih, Puspita Sari
Kode Jurnal: jppertaniandd140123

Artikel Terkait :