Evaluasi Nilai Blood Urea Nitrogen dan Serum Kreatinin pada Pemberian Kemoterapi Paklitaksel-Karboplatin pada Pasien Kanker Serviks Sel Skuamosa Stadium IIB-IIIB

Abstrak: Kemoterapi paklitaksel-karboplatin merupakan salah satu terapi untuk kanker serviks. Toksisitas kemoterapi pada ginjal dapat dinilai menggunakan nilai Blood Urea Nitrogen(BUN) dan serum kreatinin. Pada penelitian potong lintang prospektif ini diperoleh 6 pasien kanker serviks yang memenuhi kriteria penelitian. Pemeriksaan kadar BUN dan serum kreatinin dilakukan sebelum kemoterapi pertama dan sesudah kemoterapi seri ketiga. Rentang waktu kemoterapi pertama ke kemoterapi ketiga adalah tiga minggu. Pengambilan sampel penelitian menggunakan consecutive sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan paired testdengan interval kepercayaan 95% dengan SPSS 17.0. Hasil evaluasi nilai BUN dan serum kreatinin sebelum dan sesudah kemoterapi menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum kemoterapi pertama dengan sesudah kemoterapi ketiga (p>0,05). Hasil penelitian ini dapat digunakan dokter sebagai pertimbangan untuk memberikan kemoterapi dengan regimen paklitaksel-karboplatin sesuai prosedur yang berlaku karena terbukti tidak menimbulkan penurunan fungsi ginjal pada pasien kanker serviks skuamosa.
Kata kunci: BUN, kanker serviks, kemoterapi, paklitaksel-karboplatin, serum kreatinin
Penulis: Rini Noviyani, Ketut Suwiyoga, Anak A. A. W. P. Dewi, Rasmaya Niruri, I K. Tunas, I N. G. Budiana
Kode Jurnal: jpfarmasidd140009

Artikel Terkait :