Evaluasi Interaksi Genotipe dan Lingkungan Enam Galur Mutan Harapan Tomat (Solanum lycopersicum L.) di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Abstrak: Interaksi genotipe
dan lingkungan sangat penting dalam membuat rekomendasi tentang galur yang akan
didaftarkan. Kultivar dapat dikelompokkan menjadi kelompok yang mampu
beradaptasi secara luas dan kelompok yang beradaptasi sempit (spesifik).
Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan galur mutan harapan tomat berdaya
hasil tinggi di empat kondisi lingkungan yang berbeda. Enam galur harapan tomat
yang digunakan yaitu G20-1/13/25/28/16/13/5, G20-1/13/25/26/24/11/16,
G40-2/19/9/19/12/13/7, G40-3/15/23/22/13/13/6, G60-3/9/12/34/12/14/16,
G60-3/15/15/1/13/6/9 dan ‘Intan’ sebagai wild type disusun dengan Rancangan
Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga blok sebagai ulangan. Lingkungan yang
digunakan yaitu yang pertama Kalitirto periode tanam ke-1, Kalitirto periode
tanam ke-2, Ngipiksari periode tanam ke-1 dan Ngipiksari periode tanam ke-2
dilaksanakan pada bulan Maret-Juli 2014. Hasil penelitian menunjukkan interaksi
genotipe dan lingkungan galur mutan harapan tomat terjadi pada sifat tinggi
tanaman, diameter batang, fruitset, jumlah buah per tandan, jumlah tandan buah
per tanaman dan bobot buah per butir. Menurut analisis Eberhart dan Russell
(1966) galur yang stabil dan mempunyai daya hasil melebihi rerata umumnya
adalah galur G20-1/13/25/26/24/11/16, G40-2/19/9/19/12/13/7,
G60-3/9/12/34/12/14/16 dan G60-3/15/15/1/13/6/9.
Penulis: Raisa Putri H, Erlina
Ambarwati, dan Rudi Hari Murti
Kode Jurnal: jppertaniandd140214