Ekstraksi dan karakterisasi minyak dari kulit ikan patin (Pangasius hypophthalmus)
Abstrak: Ikan patin merupakan komoditas penting perikanan budidaya dan termasuk dalam komoditas utama industri perikanan.
Ikan patin memiliki
rendemen daging sebesar
49%, dan menyisakan
51% limbah yang terdiri dari
kepala, kulit, jeroan
dan tulang. Limbah
pengolahan ikan patin
sangat potensial untuk
d ijadikan sumber minyak ikan yang kaya PUFA. Tujuan penelitian ini adalah menentukan
metode ekstraksi terbaik yang menghasilkan kualitas
minyak ikan yang
memiliki kualitas oksidasi
terbaik. Berdasarkan uji
kualitas oksidatif, hasil penelitian
menunjukkan ekstraksi pada
suhu 60°C memberikan
karakteristik kualitas minyak
terbaik, dengan nilai peroksida terkecil sebesar 38 meq/kg, persentase
asam lemak bebas terkecil 0,45%, nilai p-anisidine terendah sebesar
107,5 meq/kg, nilai
bilangan asam terkecil
sebesar 895 mg
KOH/kg, nilai total
oksidasi terendah sebesar
187,5 meq/kg. Persentase rendemen
terbesar sebesar 18,75% diperoleh dengan suhu ekstraksi 75°C. Metode ekstraksi terbaik minyak ikan dari
kulit patin dihasilkan pada suhu
ekstraksi 60°C, dengan lama waktu
ekstraksi 30 menit, dan perbandingan pelarut dengan bahan 1:1.
Penulis: Nurjanah, Sugeng Heri
Suseno, Titot Bagus Arifianto
Kode Jurnal: jpperikanandd140084