Efektivitas Terapi Rat Bone Marrow Stem Cell pada Tikus Model Sindroma Ovarium Poli Kistik terhadap Folikulogenesis dan Ekspresi Transforming Growth Factor-β

ABSTRAK: Sindroma Ovarium Poli Kistik (SOPK) merupakan kelainan endokrin pada wanita usia reproduksi, yang merupakan suatu masalah heterogen dengan gejala sangat kompleks. Saat ini terdapat minat terhadap stem cell potensi yang sangat menjanjikan untuk terapi berbagai  penyakit.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengobati  PCOS  menggunakan  sel  induk  untuk  meningkatkan folikulogenesis untuk meningkatkan kesuburan. Ini studi eksperimental laboratorium menggunakan tikus disuntik dengan testosteron propionat  dari  100  mg/kg  BB  selama  14  hari.  Pada  hari  15  vaginal  swab  dilakukan  untuk  menentukan  siklus  estrus.  Tikus-tikus diberi  dengan  injeksi  intravena  melalui  ekor  dengan  dosis  tunggal  1x106  Rat  Bone  Marrow  Stem  Cell  sebagai  terapi.  Keesokan harinya,  tikus  dikorbankan  dan  ovarium  diambil  untuk  memeriksa  siklus  estrus  dan  folikulogenesis  menggunakan  Haematoxyin Eosin  pewarnaan.  Pemeriksaan  Transformasi  Growth  Factor  (TGF-β)  ekspresi  dilakukan  dengan  menggunakan  imunohistokimia. Estrus  siklus  tikus  PCOS  setelah  disuntik  dengan  terapi  RBMSC  bisa  kembali  ke  kondisi  subur  karena  banyak  dari  tikus  yang diperoleh  fase  estrus  dan  pro-estrus.  Dalam  kontrol  dan  kelompok  perlakuan,  folikel  primer  1,93  ±  1.03  vs  2.80  ±  1.01;  folikel sekunder 1.80 ± 1.45 vs 2.87 ± 1.59, dan folikel tersier adalah 0.93 ± 0.59 vs 3.40 ± 1.84. Jumlah folikel de Graff meningkat 0,07 ± 0,02  di  kelompok  kontrol  vs  1,07  ±  0,07  pada  kelompok  perlakuan.  Seluruh  tahapan  folikulogenesis  secara  signifikan  berbeda. Ekspresi  TGF-β  juga  meningkat  secara  signifikan  dibandingkan  dengan  kelompok  kontrol  (1,4  di  kelompok  kontrol  vs  2,4  pada kelompok  perlakuan,  p  =  0,0026),  menunjukkan  perbedaan  yang  signifikan.  Kesimpulannya,  penyediaan  RBMSC  ke  tikus  PCOS dapat meningkatkan kesuburan, folikulogenesis dan peningkatan ekspresi TGF-β.
Kata kunci: tikus SOPK, stem cell, terapi RBMSC, folikulogenesis, siklus estrus
Penulis: Budi Santoso, Agus Sulistyono, Widjiati
Kode Jurnal: jpkedokterandd130440

Artikel Terkait :