Analisis Penggunaan Obat di RSUD Kota Yogyakarta Berdasarkan Indikator WHO
Abstrak: Pemberian obat
rasional merupakan inti
berbagai kegiatan penyelengaraan upaya
kesehatan yang harus terus ditingkatkan mutunya. Penelitian bertujuan
menganalisis penggunaan obat pasien rawat jalan di RSUD Kota Yogyakarta
berdasarkan indikator inti dan indikator komplementer WHO. Penelitian termasuk
jenis penelitian noneksperimental, rancangan
deskriptif, pengumpulan data secara prospektif. Hasil penelitian yang
diperoleh di RSUD Kota Yogyakarta adalah sebagai berikut peresepan yang memenuhi
standar indikator inti WHO yakni peresepan antibiotik 21,89%, sediaan injeksi
0%, sedangkan yang belum memenuhi standar rata-rata item obat sebesar 2,33,
peresepan dengan nama generik 29,29%, dan peresepan sesuai formularium 83,84%.
Indikator pelayanan pasien,
rata-rata waktu dispensing
obat adalah 17,59
menit (non racikan)
dan 25,67 (racikan), dimana 94,29% obat diserahkan dan
tidak ada yang pelabelannya sesuai standar WHO. Indikator fasilitas kesehatan
WHO telah terpenuhi dengan ketersediaan formularium, dan ketersediaan
obat-obat uncinya 100%.
Indikator komplementer WHO di RSUD
Kota yakni rata-rata
harga obat sebesar Rp 50914,60,
dengan persentase harga obat antibiotik 28,95% dan injeksi 0%.
Penulis: INARATUL RIZKHY
HANIFAH
Kode Jurnal: jpfarmasidd110071