Analisis Kebijakan Outsourcing Penyelenggaraan Makan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Sumedang

Abstract: Prevalensi malnutrisi pasien rawat inap di rumah sakit cukup tinggi. Pelayanan gizi  diharapkan dapat mengatasi terjadinya malnutrisi di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap kebijakan outsourcing penyelenggaraan makan pasien di Rumah Sakit  Umum Sumedang. Desain penelitian adalah mixed method dengan strategi concurrent embedded. Pengambilan sampel kualitatif dilakukan secara purposive sampling. Subjek penelitian adalah tim pelayanan gizi rumah sakit. Sampel kuantitatif  menggunakan stratified simple random sampling, diperoleh jumlah sampel 154 pasien. Pengukuran status gizi pasien menggunakan subjective global assessment. Penelitian dilakukan pada bulan November sampai Desember 2012. Mekanisme penyediaan makan cukup  terstruktur dan jelas, meskipun masih ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang belum dimiliki katering seperti SOP untuk menu pasien anak-anak,  penyiapan logistik dan membersihkan peralatan makan pasien.  Beban kerja karyawan katering sangat tinggi dan rangkap tugas. Tim Panitia Asuhan Gizi (PAG) khususnya perawat dan petugas gizi dapat bekerja lebih baik, namun belum memiliki perencanaan stratejik untuk pelayanan gizi. Kapasitas tim PAG dalam pelayanan gizi belum optimal. Terdapat peningkatan gizi buruk dari 1,9% sebelum perawatan menjadi 13% setelah perawatan. Simpulan, penyelenggaraan makan dengan sistem outsourcing belum berdampak pada peningkatan status gizi pasien, namun mekanisme layanan asuhan gizi dan penyediaan makan menjadi lebih jelas dan lebih baik.
Kata kunci: Analisis kebijakan, outsourcing, penyelenggaraan makan
Penulis: Dewi Marhaeni Diah Herawati, Ida Siti Nurparida, Nita Arisanti
Kode Jurnal: jpkedokterandd140416

Artikel Terkait :