Analisis Kandungan Akrilamida Dalam Pisang Goreng Yang Beredar di Kota Manado Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)

Abstrak: Akrilamida  dapat  dihasilkan  akibat  pemanasan  pada  suhu  tinggi  (lebih  dari  1200C) dalam  makanan  dengan  kandungan  karbohidrat  tinggi.  Akrilamida  telah  diklasifikasikan sebagai  senyawa  yang  menyebabkan  kanker  atau  berpotensi  sebagai  karsinogenik  pada manusia. Makanan ringan yang sangat digemari oleh semua kalangan salah satunya adalah gorengan.  Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengidentifikasikan  kadar  akrilamida  dalam  pisang goreng  yang  beredar  di  kota  Manado  menggunakan  metode  Kromatografi  Cair  Kinerja Tinggi  (KCKT).  Sampel  yang  diidentifikasi  berasal  dari  12  tempat  penjualan  di  6 kecamatan  Kota  Manado.  Pada  penelitian  ini  kadar  akrilamida  dianalisis  dengan Kromatografi  Cair  Kinerja  Tinggi  menggunakan  kolom  Shim-Pack  VP-ODS  (4,6  x  250 nm),  perbandingan  fase  gerak  asetonitril  dan  asam  fosfat  11,45  mM  (5:95),  laju  alir  1 ml/menit  dan  pada  panjang  gelombang  210  nm.  Hasil  penelitian  menunjukkan  akrilamida terdapat  dalam  pisang  goreng  dengan  waktu  rambat  sebesar  ±4,284  menit.  Kadar akrilamida  yang  terkandung  dalam  pisang  goreng  yang  beredar  di  kota  Manado  yaitu    39,65  –  1789,52  µ g/kg.  Akrilamida  yang  terdapat  dalam  pisang  goreng  masih  berada  di bawah dosis letal (LD50). 
Kata kunci: Akrilamida, Pisang Goreng, KCKT, Manado
Penulis: Debora Tandi, Fatimawali, Frenly Wehantouw
Kode Jurnal: jpfarmasidd120126

Artikel Terkait :