Usulan Urutan Penanganan Limbah Produksi Garmen Berdasarkan Prioritas Menggunakan Failure Mode and Effect Analysis di PT. Putra Indonosa
Abstrak: Industri garmen
berkembang dengan pesat. Peningkatan permintaan secara langsung akan mendorong
peningkatan limbah produksinya. PT. Putra Indonosa (PT. PI) merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak di bidang industri garmen. Beberapa limbah yang dihasilkan dari
industri garmen dapat dimanfaatkan kembali, sehingga dapat memberikan manfaat
tambahan. Saat ini PT. PI belum melakukan penanganan limbah. Keterbatasan
sumber daya dalam pengolahan limbah membuat perusahaan tidak dapat mengolah
semua limbah, sehingga dalam penelitian ini akan dilakukan penentuan prioritas
dalam menangani limbah PT PI. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk
menentukan prioritas adalah dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect
Analysis (FMEA). Metode FMEA digunakan untuk mengetahui prioritas utama dari
suatu masalah yang terjadi di perusahaan serta diharapkan dapat mempercepat
proses penyelesaian masalah sesuai dengan urutan prioritasnya. Urutan limbah
yang harus diolah terlebih dahulu adalah limbah kain kecil dan kain besar.
Usulan penanganan untuk limbah kain kecil adalah diolah menjadi keset dan untuk
limbah kain besar diolah menjadi celana pendek. .
Penulis: Pandu Hari Respati,
Yuniar Yuniar, Dwi Novirani
Kode Jurnal: jptindustridd130363