RESPON BIBIT KAKAO PADA BAGIAN PANGKAL, TENGAH DAN PUCUK TERHADAP PEMUPUKAN MAJEMUK

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kakao bagian pangkal, tengah dan pucuk terhadap pemupukan majemuk yang paling tepat bagi pertumbuhan bibit kakao.  Penelitian dilakukan pada bulan Mei 1995 sampai bulan Agustus 2005 di Dusun Paingan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY.  Metode yang digunakan adalah percobaan faktorial 3 x 4  yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah letak biji (L) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu L1 : bagian pangkal buah, L2 : bagian tengah buah, L3 : pucuk buah dan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk Wuxal (K), yang terdiri dari 4 taraf, yaitu K0 : 0% (tanpa pupuk), K1 : 0,2% (2 ml pupuk / 1000 ml air), K2 : 0,4% (2 ml pupuk / 500 ml air), K3 : 0,6% (2 ml pupuk /333,34 ml air), sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan, tiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali, masing-masing kombinasi perlakuan terdiri dari 5 bibit.  Pengamatan yang dilakukan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun dan panjang akar. Hasil analisis menunjukkan bahwa benih yang paling baik pertumbuhannya adalah yang letaknya di bagian tengah buah. Konsentrasi pupuk majemuk yang memberikan pengaruh paling baik adalah 0,35%. Antara letak biji dalam buah dengan konsentrasi pupuk majemuk tidak ada interaksi dalam mempengaruhi pertumbuhan bibit kakao.
Kata kunci:  kakao, pupuk majemuk, konsentrasi, pertumbuhan
Penulis: Sutardi  dan Reki Hendrata
Kode Jurnal: jppertaniandd090076

Artikel Terkait :