RESILIENSI PADA ORANG DENGAN HIV AIDS (ODHA)
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan resiliensi
yang dimiliki ODHA.
Pendekatan penelitian menggunakan
kualitatif dengan jenis studi kasus. Pemilihan subjek menggunakan purposive dan
didapat tiga subjek penelitian di Yogyakarta.
Metode pengumpulan data
menggunakan wawancara mendalam,
observasi, dan skala. Instumen pengumpulan
datanya berupa pedoman
wawancara, pedoman observasi,
dan skala resiliensi.
Uji coba validitas skala
resiliensi dengan expert judgment. Analisis data menggunakan interactive model.
Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian yang
didapat yaitu resiliensi Dh dan Yn tergolong sedang dan Rd tergolong tinggi.
Faktor I Have
meliputi (1) dukungan
dan perhatian dari
orang lain, (2)
Dh dan Yn
mengikuti norma tetapi Rd mengutamakan kesenangan dan kenyamanan, (3) mempunyai panutan, (4) mempunyai
dorongan untuk mandiri, (5) pernah
mengalami diskriminasi kesehatan, mendapat layanan pendidikan dan keamanan
dengan baik. Faktor I Am meliputi (1) mempunyai sikap yang menarik, (2)
mengungkapkan rasa sayang melalui perbuatan, peduli, Dh dan Yn
tidak menularkan HIV AIDS tetapi Rd masih aktif berhubungan seksual
, (3)
mampu mandiri dan bertanggung jawab,
(4) bangga terhadap diri
sendiri, (5) yakin tetap sehat, mampu mencapai keinginan,
dan empunyai harapan hidup. Faktor I Can meliputi (1) mampu mengungkapkan apa
yang dirasakan dan pikirkan, (2) mampu
menyelesaikan masalah, (3) Dh
mampu mengontrol emosi sedangkan
Yn dan Rd tergantung situasi, (4)
memiliki temperamen yang berbeda, (5) mampu membina hubungan baik dengan orang
lain.
Penulis: Dewi Khayati
Kode Jurnal: jpbkdd140175