PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ISLAM DI BARRU
Abstract: Kabupaten Barru
adalah gabungan beberapa kerajaan pada
zaman dahulu. Pada zaman Hindia Belanda, wilayah ini termasuk dalam wilayah
afdeling Parepare. Di awal kemerdekaan, kabupaten ini adalah wilayah swapraja
yang merupakan empat bekas Selfbestuur, yakni: Selfbestuur Mallusetasi, bekas
Selfbestuur Soppeng Riaja, bekas selfbestuur Barru, dan bekas Selfbestuur
Tanete. Tulisan ini bertujuan untuk menelusuri kerajaan-kerajaan yang ada di
Kabupaten Barru pada masa lampau, hubungan kerajaan tersebut dengan kerajaan
Gowa-Tallo, dan mengungkap pertumbuhan dan perkembangan Agama Islam di Kabupaten
Barru (dalam hal ini kerajaan Tanete). Kajian ini menggunakan metode sejarah
(metode historis), yang menjelaskan persoalan penelitian berdasarkan perspektif
sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kerajaan pada masa
lampau di Kabupaten Barru (yakni Kerajaan Tanete, Berru, Soppeng Riaja, dan
Nepo. Masuknya Islam di Kabupaten Barru pada masa lampau tidak lepas dari
peranan Kerajaan Gowa-Tallo. Adapun yang menjadi pioneer penyebaran Islam di
Kabupaten Barru pada Masa awal masuknya Islam adalah raja La Ponci yang dikenal
dengan nama Petta SugiE atau Petta Palase-laseE (1603-1625) yang dibantu oleh
seorang ulama yang bernama Daeng Matepu.
Penulis: Idham Idham
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd140190