PERANCANGAN EXPERT SYSTEM UNTUK TROUBLESHOOTING MESIN DENGAN DECISION TABLE (STUDI KASUS DI PT. ADI PUTRO WIRASEJATI)
Abstrak: PT. Adi Putro
Wirasejati merupakan salah satu karoseri yang bergerak dalam bidang pembentukan
body kendaraan bus dan minibus. Perusahaan memiliki kendala yaitu terhambatnya
proses produksi karena beberapa kali mesin produksi tidak dapat berfungsi dan
harus dilakukan kegiatan perawatan. Departemen maintenance yang memiliki 11
karyawan menangani semua mesin dalam lini produksi yang berjumlah cukup besar.
Hal ini menyebabkan terjadinya beberapa kesalahan diagnosa kerusakan yang
menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan, sehingga menyebabkan adanya
perhentian lini produksi akibat dari bottleneck mesin yang rusak. Dalam
perawatan mesin, diperlukan tenaga ahli di bidang mesin yang harus siap sedia
bila terjadi masalah atau kerusakan. Akan tetapi, pakar atau orang ahli di
bidang mesin tidak selalu siap sedia 24 jam sehari. Oleh karena itu dibutuhkan
prototype yang dapat menyimpan pengetahuan pakar dan melakukan konsultasi
perbaikan mesin. Penelitian ini menggunakan metode Expert System sebagai
penalaran untuk mencari rekomendasi perbaikan, dan Decision Table sebagai tools
untuk menyimpan pengetahuan kerusakan mesin yang digunakan oleh expert system
dalam mencari rekomendasi perbaikan. Tahap pertama yang dilakukan adalah
melihat sistem troubleshooting yang bekerja pada departemen maintenance.
Dilanjutkan identifikasi permasalahan lambatnya penanganan kerusakan mesin,
selanjutnya merancang desain sistem baru yaitu expert system untuk membantu
mencari rekomendasi perbaikan kerusakan mesin. Setelah merancang sistem maka
dibuat program expert system sesuai yang dirancang.Setelah pembuatan program
maka dapat disimpulkan konsultasi pada
sistem expert system, kerusakan mesin mampu mempercepat performansi kinerja
departemen maintenance dalam melaksanakan perbaikan kerusakan mesin. Bila
sistem lama dalam mencari rekomendasi kerusakan mesin membutuhkan waktu antara
15-45 menit bahkan lebih, pada sistem baru akan memberikan rekomendasi dalam
waktu kurang lebih 5 menit dengan rekomendasi kerusakan yang tepat sehingga
tidak terjadi salah pendugaan. Pengetahuan pakar sudah tersimpan dalam sistem
sehingga mempermudah kapan saja berkonsultasi, sistem dapat beroperasi selama 7
hari dalam seminggu dan 365 hari dalam setahun. Selain itu, prototype expert
system kerusakan mesin mampu memberikan informasi basis pengetahuan tentang
kerusakan mesin juga dapat digunakan sebagai pelatihan untuk menangani
kerusakan mesin.
Kata kunci: Expert System,
Troubleshooting Mesin, Perawatan Mesin, Decision Tabel, Perancangan Sistem
Penulis: Deka Bagus Setyo
Saputro, Purnomo Budi Santoso, Ratih Ardia Sari
Kode Jurnal: jptindustridd150044