PERANCANGAN APLIKASI SISTEM PENILAIAN KINERJA KARYAWAN DENGAN METODE MBO DAN BARS (STUDI KASUS PLTA MANINJAU)

Abstrak: Bersama  dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat dewasa ini, kapasitas  sumber  daya  manusia  dan  kehandalan  kualitas  sangat  dibutuhkan  untuk meningkatkan  kualitas  perusahaan  secara  keseluruhan.  Untuk  memenuhi  kebutuhan permintaan akan sumber daya manusia yang berkualifikasi, PLTA Maninjau yang merupakan cabang  dari  PT  PLN  dan  berada  dibawah  Sektor  Pembangkitan  Bukittinggi,  telah  mencoba mempersiapkan  tenaga  kerja  yang  mampu  memenuhi  kebutuhan  permintaan  bisnis.  Salah satu  cara  untuk  melakukan  hal  ini  adalah  dengan  menilai  performansi  pekerja.  Penilaian performansi  pekerja  yang  dilakukan  pada  PLTA  Maninjau  saat  ini  belum  mampu  melihat performansi dan pencapaian dari setiap pekerja.  PLTA Maninjau harus meningkatkan proses penilaian pegawai-pegawai mereka. Metode yang dapat digunakan untuk menilai performansi pegawai  adalah  Management  By  Objective  (MBO)  dan  Behaviorally  Anchored  Rating  Scale (BARS).  Untuk  menjawab  semakin  meningkatnya  kebutuhan  penyediaan  data  yang  cepat, maka  dirancang  aplikasi  penilaian  performansi  pada  PLTA  Maninjau  menggunakan  metode BARS  dan  MBO.  Desain  aplikasi  dilakukan  dengan  tahapan  survei  terhadap  sistem,  analisis sistem,  perancangan  sistem  penilaian  performansi  menggunakan  metode  MBO  dan  BARS, perancangan  aplikasi  penilaian  performansi  pekerja  dan  pembuatan  aplikasi,  beserta verifikasi  dan  validasi.  Pembuatan  aplikasi  dilakukan  menggunakan  Microsoft  Excell. Implementasi  dilakukan  setelah  aplikasi  tersebut  divalidasi.  Implementasi  didasarkan  pada performansi  pekerja  pada  periode  terkini,  yaitu  semester  sebelumnya  (Januari-Juni)  yang dilakukan  pada  bulan  Juni  2013.  Berdasarkan  validasi  yang  dilakukan,  dapat  disimpulkan bahwa  aplikasi  layak  digunakan  oleh  PLTA  Maninjau  untuk  menilai  performansi  karyawan. Hasil  implementasi  aplikasi  menunjukkan  bahwa  performansi  pekerja  PLTA  Maninjau  pada periode terakhir berada pada rata-rata 80%. Penilaian meliputi pencapaian sasaran kerja dan perilaku kerja dengan bobot 60% untuk sasaran kerja (MBO) dan 40% untuk perilaku kerja (BARS).
Keywords: Penilaian  performansi  pekerja,  Management  By  Objective  (MBO),  Behaviorally Anchored Rating Scale (BARS)
Penulis: Taufik, Prima Fithri, Yudhi Erman Prathama
Kode Jurnal: jptindustridd140068

Artikel Terkait :