PENGARUH SUHU DAN WAKTU REAKSI PADA PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk memanfaatkan
minyak jelantah sebagai
bahan baku pembuatan
biodiesel dan mempelajari pengaruh
waktu dan suhu
reaksi pada produksi
biodiesel dan karakteristiknya. Penelitian
dilakukan dengan melakukan
transesterifikasi basa dengan
perbandingan molar minyak jelantah terhadap methanol 1:6 dan
menggunakan kombinasi tiga level suhu (45:C, 55:C, dan 65:C) dan tiga level
waktu reaksi (5
menit, 10 menit,
dan 30 menit). Setiap perlakuan dilakukan
dengan 3 kali ulangan.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa rendemen biodiesel
dipengaruhi oleh suhu
dan waktu reaksi. Kombinasi perlakuan yang optimum yaitu suhu transesterifikasi pada suhu 65:C dan
waktu 30 menit, yang dapat menghasilkan 72,87
% metil ester
dengan massa jenis
0,85 gram/ml, viskositas
1,65 cSt, dan bilangan
asam 0,07 %. Meskipun
massa jenis dan
bilangan asam dari
biodiesel yang dihasilkan berada pada
standar mutu biodiesel
Indonesia (SNI), tetapi
biodiesel belum dapat
digunakan sebagai bahan bakar
mesin.
Penulis: Shilvia Vera Sinaga,
Agus Haryanto, Sugeng Triyono
Kode Jurnal: jppertaniandd140030