PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI MAJEMUK DAN BATUAN FOSFAT ALAM TERHADAP SERAPAN P OLEH TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DI TANAH ANDISOLS

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati majemuk dan dosis batuan fosfat alam deposit Ajibarang terhadap sifat-sifat kimia tanah Andisols dan serapan P oleh tanaman selada. Penelitian ini merupakan percobaan pot dilaksanakan di rumah kaca milik Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman di  Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Percobaan dilaksanakan mulai bulan Mei sampai dengan Agustus 2009. Percobaan disusun secara faktorial 4 x 4 berdasarkan rancangan acak kelompok lengkap dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk hayati majemuk, terdiri atas: 0, 1, 2 dan 3% dan faktor kedua adalah dosis batuan fosfat alam (BFA) terdiri atas: 0, 25 50 dan 75 kg P2O5 per ha. Variabel yang diamati terdiri dari: pH-H2O tanah,  Aluminium dapat ditukar; P-tersedia tanah; serapan P oleh tanaman,  tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman dan bobot kering tanaman. Keragaman data dianalisis dengan uji F, apabila terdapat perbedaan yang signifikan dilanjutkan dengan uji jarak ganda Duncan 5%.  Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk hayati majemuk sampai konsentrasi 2% mampu menurunkan kelarutan aluminium, meningkatkan P-tersedia tanah, serapan P, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar dan bobot kering tanaman, pemberian batuan fosfat alam sampai dosis 75 kg P2O5 per hektar mampu menurunkan kelarutan aluminium, meningkatkan pH-tanah, P-tersedia tanah, serapan P, bobot segar dan bobot kering tanaman, Konsentrasi pupuk hayati majemuk 2% dan 75 kg P2O5/ha  batuan fosfat alam menghasilkan serapan P tertinggi yaitu 1,65 P2O5 g per tanaman.  
Kata kunci:  Pupuk hayati majemuk, batuan fosfat alam, Andisols
Penulis:  Joko Maryanto dan Abubakar
Kode Jurnal: jppertaniandd100139

Artikel Terkait :