PENGARUH KEPADATAN DAN KADAR AIR TANAH PASIR TERHADAP NILAI RESISTIVITAS PADA MODEL FISIK DENGAN METODE GEOLISTRIK

ABSTRACT: Saat ini, tempat-tempat seperti bekas penimbunan sampah, rawa-rawa, teluk, semak belukar, tepi lereng, dan areal yang kurang baik lainya telah dipakai sebagai lokasi konstruksi. Adanya beban – beban gravitasi luar seperti bangunan – bangunan rumah, gedung, jembatan, serta rembesan pada lereng cenderung menyebabkan ketidakstabilan (instability) pada lereng serta bendungan tanah yang dapat berpotensi menyebabkan resiko kelongsoran. Untuk mencegah bahaya tersebut, diperlukan upaya penyelidikan suatu jenis tanah untuk mengetahui kondisi kestabilan dari lereng. Metode yang sering digunakan untuk mengetahui jenis tanah adalah dengan pengeboran. Namun, untuk lereng tanah dengan kondisi kritis dimana nilai SF mendekati 1, pelaksanaan pengeboran dapat menimbulkan gangguan terhadap stabilitas lereng dan mengancam keselamatan operator. Untuk itu, diperlukan alternatif metode yang lebih aman sebagai pengganti dari metode pengeboran. Salah satu alternarif metode yang bisa dipakai adalah penggunaan metode penyelidikan geofisika, seperti geolistrik atau Electrical Resistivity Tomograpy (ERT), dimana metode ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan metode Geoteknik yang umum dipakai, yaitu waktu pelaksanaan yang lebih singkat, biaya yang lebih murah, serta peralatan yang relatif kecil yang memudahkan mobilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai resistivitas tanah pasir dengan tiga variasi kepadatan rencana yaitu kepadatan relatif (Rc) sebesar  65%, 75%, 85% untuk setiap penambahan kadar air tertentu. Dalam penelitian ini, digunakan tanah pasir yang lolos saringan no.4 (4,75 mm) sebagai bahan dasar model  test yang dimasukkan ke dalam box/kotak yang terbuat dari fiberglass dengan ukuran panjang 0,5 m, lebar 0,15 m, dan tinggi 0,15 m. Resistivitas bawah permukaan diperoleh dari respon potensial dengan menginjeksikan arus kedalam pasir melalui 4 buah elektrode yang terhubung dengan alat resistivitymeter. Untuk mengetahui nilai resistivitas bawah permukaan yang sebenernya, dilakukan inversi 2 dimensi dengan menggunakan bantuan program res2dinv. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepadatan berpengaruh terhadap nilai resistivitas tanah pasir. Semakin tinggi kepadatan, nilai resistivitas minimum tanah pasir semakin kecil, sedangkan resistivitas maksimumnya cenderung meningkat. Selain itu juga, semakin tinggi kadar air tanah pasir, maka nilai resistivitas minimum  dan maksimumnya semakin menurun.
Kata Kunci: Geolistrik, kadar air, kepadatan, resistitivitas
Penulis: Muhammad Ato’urrahman, Eko Andi Suryo, Yulvi Zaika
Kode Jurnal: jptsipildd140203

Artikel Terkait :