PEMANFAATAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PENDUKUNG PEMBUATAN PAVING BLOCK DENGAN METODE MULTI RESPON TAGUCHI (STUDI KASUS DI CV. KALI AMPO MALANG)
Abstrak: Paving block adalah
suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen Portland atau
bahan perekat hidroli sejenisnya, air, dan agregat dengan atau tanpa bahan
tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu beton. Harga semen yang meningkat
dari tahun 2011 dan 2012, maka diperlukan suatu bahan alternatif pendukung
pembuatan paving block yang dapat mereduksi penggunaan semen. Abu ampas tebu
merupakan salah satu bahan alternatif yang memiliki kandungan silika yang
tinggi sehingga dapat bereaksi dengan Ca(OH)2 yang akan menghasilkan zat
perekat seperti semen. Dalam pembuatan paving block dengan abu ampas tebu
digunakan desain eksperimen metode Taguchi yang merupakan metode perbaikan kualitas
dengan melakukan percobaan baru serta biaya seminimal mungkin. Berdasarkan
perhitungan ANOVA respon kuat tekan menunjukkan tiga faktor memiliki pengaruh
signifikan yaitu rasio air semen:agregat (Fhitung 7,83), rasio semen:abu ampas
tebu (Fhitung 18,73) serta rasio pasir goa:pasir kali (Fhitung 77,57).
Sedangkan perhitungan ANOVA respon penyerapan air menunjukkan tiga faktor
memiliki pengaruh signifikan yaitu faktor air semen dan agregat (Fhitung
19,59), rasio semen dan abu ampas tebu (Fhitung 23,66) serta rasio pasir goa
dan pasir goa dan pasir kali (Fhitung 32,18). Menurut prosedur TOPSIS
dihasilkan setting level optimal yaiturasio berat air semen dan agregat adalah
5%:95%, rasio air dan semen (FAS) adalah 35%:65%, rasio berat semen dan abu
ampas tebu adalah 75%:25%, serta rasio berat pasir goa dan pasir kali adalah
35%:65%. Sehingga penggunaan abu ampas tebu dapat mengurangi penggunaan semen
sebesar 25%.
Penulis: Ega Pratida Fauzi, Nasir
Widha Setyanto, Remba Yanuar Efranto
Kode Jurnal: jptindustridd140173