OPTIMISASI PERENCANAAN PROYEK PEMBANGUNAN PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN PDM DAN RESOURCE LEVELING (STUDI KASUS PROYEK PERPUSTAKAAN OLEH CV. MAJU INDAH)
Abstrak: CV. MAJU INDAH adalah
perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi bangunan. CV. MAJU INDAH masih mengalami
keterlambatan dalam penyelesaian proyek. Proyek dikatakan terlambat bila waktu
penyelesaian melebihi waktu yang direncanakan. Dalam melakukan perencanaan
proyek, CV. MAJU INDAH masih melakukan secara acak kegiatan mana yang harus
diselesaikan serta mengabaikan kebutuhan dan ketersediaan sumber daya manusia
sehingga waktu perencanaan lebih singkat dibandingkan realisasi. Hal ini
mengindikasikan ketidaktepatan dalam melakukan perencanaan. Karena itu, perlu
dicari metode perencanaan yang mampu memastikan keterkaitan antar kegiatan
terpenuhi serta mempertimbangkan ketersediaan sumber daya. Pada penelitian ini
metode perencaan proyek yang digunakan adalah Precedence Diagram Method (PDM)
dan resource leveling. Perencanaan waktu proyek pembangunan perpustakaan oleh
CV. MAJU INDAH adalah selama 130 hari, sedangkan realisasinya adalah selama 230
hari. Pada penelitian ini penjadwalan
proyek tersebut menggunakan PDM tanpa resource leveling menghasilkan waktu
penyelesaian proyek selama 127 hari dengan kebutuhan sumber daya maksimal
sebanyak 26 orang, yang terdiri dari 15 pekerja, 2 tukang batu, 8 tukang kayu
dan 1 tukang besi. Sedangkan penjadwalan dengan menggunakan PDM dan resource
leveling menghasilkan waktu penyelesaian proyek selama 236 hari dengan kebutuhan
maksimal sumber daya sebanyak 7 orang, yang terdiri dari 3 pekerja, 2 tukang
batu, 1 tukang kayu dan 1 tukang besi. Perencanaan proyek dengan PDM dan
resource leveling mampu memberikan hasil yang mendekati realisasi.
Kata kunci: Precedence Diagram
Method (PDM), resource leveling, waktu penyelesaian proyek, sumber daya
terbatas
Penulis: Ifnu Bastian,
Sugiono, Ceria Farela Mada Tantrika
Kode Jurnal: jptindustridd150028