OPTIMASI PEMILIHAN LOKASI FASILITAS PENGOLAHAN LIMBAH ELEKTRONIK (E-WASTE) DI INDONESIA DENGAN MODEL ELECTRE III

Abstrak: Limbah  elektronik  adalah  masalah  yang  muncul  di  Indonesia  karena  mengandung  bahan  yang  berpotensi berbahaya. Dalam rangka menciptakan manajemen yang ramah lingkungan dari limbah elektronik, fasilitas yang  memadai  diperlukan.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  memilih  lokasi  yang  optimal  untuk mengembangkan fasilitas pengolahan limbah elektronik (FLPE). Pemilihan lokasi yang  optimal dilakukan dengan menggunakan metode model ELECTRE III. ELECTRE adalah keluarga metode analisis keputusan multi-kriteria  yang  berasal  di  Eropa.  Kriteria  yang  dipilih  untuk  analisis  ini  adalah  penduduk  setempat, penduduk  yang  dilayani,  persentase  belanja  bulanan,  harga  rata-rata  rumah  tangga  per  unit,  populasi pengangguran,  status  finansial  dari  penduduk  lokal,  jarak  dari  fasilitas  yang  telah  ada,  dan  jarak  dari pelabuhan terdekat. ELECTRE III membutuhkan penentuan tiga ambang batas, yaitu ambang kelalaian (q), ambang  batas  preferensi  (p),  dan  ambang  veto  (v)  dalam  upaya  untuk  lebih  beradaptasi  dengan ketidakpastian.  Bobot  masing-masing  kriteria  yang  ditentukan  sesuai  dengan  kepentingan  relatif  terhadap kriteria lain. Lokasi optimal untuk FPLE adalah Provinsi Banten berdasarkan model ELECTRE III.
Kata Kunci: limbah elektronik, fasilitas, optimasi, ELECTRE
Penulis: Pertiwi Andarani, Wiwik Budiawan
Kode Jurnal: jptindustridd150092

Artikel Terkait :