INTEGRASI METODE ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP) DAN TECHNIQUE FOR OTHERS PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS) DALAM MENENTUKAN PRIORITAS SUPPLIER BAHAN BAKU (Studi Kasus PT Nyonya Meneer Semarang)
Abstrak: Salah satu faktor
yang mempengaruhi performansi perusahaan adalah keberadaan supplier yang berperan
sebagai penyedia bahan
baku. Pemilihan supplier
merupakan sebuah pengambilan
keputusan multi kriteria, karena
banyak faktor yang
bersifat kualitatif maupun
kuantitatif dapat mempengaruhi performansi supplier.
Sehingga tujuan dalam
penelitian ini adalah
untuk menentukan supplier
yang diprioritaskan PT Nyonya
Meneer Semarang dalam
memenuhi kebutuhan bahan
baku jahe, temulawak, kencur, sambiloto
dan pegagan. Kemudian
dilakukan pengelompokkan 5 item bahan
baku dengan menggunakan model
Kraljic Portfolio Matrix. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil yakni bahan
baku jahe, kencur dan
temulawak termasuk kedalam
kategori kuadran critical.
Metode Analytical Network Process (ANP)
dapat dijadikan alternatif
untuk suatu permasalahan
yang memiliki banyak
subkriteria yang saling berkaitan
atau berpengaruh dalam
pengambilan keputusan dan
untuk perankingan supplier dengan metode Technique For Orders
Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Terdapat 13 subkriteria yang
digunakan dalam penentuan
prioritas supplier. Berdasarkan
pembobotan subkriteria dengan menggunakan
ANP, subkriteria yang paling besar
pengaruhnya dalam penentuan
prioritas supplier adalah harga
penawaran sebesar 0,2736.
Selanjutnya untuk penentuan
prioritas supplier dilakukan dengan
menggunakan metode TOPSIS
dimana bobot subkriteria
diperoleh dari pengolahan metode ANP.
Penulis: Dyah Ika Rinawati,
Mochamad Irfan Try Handoko
Kode Jurnal: jptindustridd150091