Model Optimisasi Lot Produksi Pada Sistem Produksi yang Mengalami Deteriorasi dengan Kriteria Minimisasi Total Ongkos
ABSTRAK: Penelitian ini
membahas mengenai proses
produksi yang tidak
terkendali sehingga
menghasilkan produk dengan
kualitas di bawah
standar. Kondisi yang tidak
sempurna dapat terjadi
karena adanya kesalahan
inspeksi/pemeriksaan. Selain
itu, sistem produksi
yang tidak sempurna
juga dapat diakibatkan
oleh deteriorasi mesin. Deteriorasi
terjadi akibat penurunan
kinerja mesin sehingga menghasilkan produk
nonconforming. Semua produk
yang dihasilkan akan mengalami proses inspeksi. Produk yang
baik akan langsung diterima sedangkan produk nonconforming akan dilakukan
proses rework, dan setelah proses rework produk
tersebut akan diterima.
Pada penelitian ini
dilakukan pengembangan model optimisasi lot produksi
dengan mempertimbangkan sistem
produksi yang mengalami deteriorasi
dengan kriteria minimisasi
total ongkos yang
terdiri atas ongkos set-up,
ongkos produksi, ongkos pengendalian kualitas, dan biaya penalti.
Penulis: DICKY IRAWAN, HENDRO
PRASSETIYO, ARIE DESRIANTY
Kod Jurnal: jptindustridd130390