KEARIFAN LOKAL POLA TANAM TUMPANGSARI DI JAWA TIMUR
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui ragam pola
tanam tumpangsari yang dilakukan oleh masyarakat di Propinsi Jawa Timur
berdasarkan kearifan lokal petani yang dilakukan pada saat akhir musim
penghujan. Kajian ini dilakukan di Propinsi Jawa Timur yang meliputi beberapa
kabupaten diantaranya: Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep,
Lamongan, Kediri, Sidoarjo, Gresik, dan Probolinggo. Penelitian dilakukan pada akhir musim
penghujan yaitu bulan Mei 2009. Data diperoleh dari survei dengan mencatat
kombinasi tanaman tumpangsari milik petani yang merupakan kearifan lokal dari
masyarakat setempat. Dari data ini selanjutnya dikelompokkan menurut jumlah tanaman
yang dikombinasikan serta menurut jenis tanamannya. Dari hasil penelitian
kearifan lokal ragam tanaman tumpangsari diperoleh 28 macam jenis tanaman yang
diusahakan oleh petani. Terdapat 80 model kombinasi tanaman, dimana terdapat sejumlah
kesamaan model kombinasi tanaman antara daerah / petani satu dengan petani
lainnya yaitu sebesar 31% (25 model). Sedangkan sisanya sebesar 69% (55 model)
model kombinasi tanaman antar daerah / petani satu dengan petani lainnya berbeda.
Penulis: Eko Setiawan
Kode Jurnal: jppertaniandd090073