DAMPAK PENGATURAN BARIS TANAM JAGUNG (Zea mays L.) DAN POPULASI KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) DALAM TUMPANGSARI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU, JAGUNG

ABSTRAK: Dalam sistem tumpangsari banyak faktor yang harus diperhatikan, terutama persaingan antara tanaman yang dicampurkan, baik bagi pertumbuhan maupun dalam perkembangan tanaman. Berbagai bentuk interaksi antara tanaman dalam lingkungan pertanian sering diartikan sebagai kompetisi. Kompetisi terjadi apabila dalam suatu populasi terdapat persaingan yang berpengaruh terhadap faktor pertumbuhan seperti cahaya matahari, air, nutrisi, CO2, dan gas lainnya.  Tujuan Penelitian untuk mengetahui Respon kacang hijau serta dampak  terhadap perlakuan populasi kacang hijau dan baris tanam tanaman jagung. Penelitian ini menggunakan perancangan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan tiga kali ulangan, Faktor I yaitu populasi kacang hijau,dengan  4 taraf, yaitu : A1 : Populasi renggang (35cm X 30cm); A2: Populasi sedang (30cm X 25cm); A3 : Populasi cukup (25cm X 20cm); dan A4 : Populasi padat (20cm X 15cm). Faktor II yaitu baris tanaman jagung dengan  dua taraf, yaitu : B1 : Baris tunggal dan B2 : Baris ganda.. Adapun parameter yang diamati meliputi Pengamatan Non Destruktif yang terdiri atas Tinggi tanaman, Jumlah daun dan Diameter Batang; Pengamatan Destruktif terdiri atas Berat kering tanaman, Berat kering biji, Jumlah biji, dan Jumlah Polong pertanaman. Hasil penelitian Perlakuan Populasi Kacang hijau mempengaruhi tanaman kacang hijau pada tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat kering tanaman, berat kering biji, jumlah biji, dan jumlah polong. Sedangkan pada tanaman jagung mempengaruhi pada pada diameter batang, jumlah biji dan berat kering biji. Untuk baris tanam tanaman jagung mempengaruhi tanaman kacang hijau pada tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat kering, berat kering biji dan jumlah biji, dan pada tanaman jagung mempengaruhi pada diameter batang, jumlah biji, dan berat kering biji. 
Kata kunci: tumpangsari, Phaseolus radiatus L dan Zea mays L
Penulis: Sucipto 
Kode Jurnal: jppertaniandd090072

Artikel Terkait :