GEREJA PNIEL DI DESA BLIMBINGSARI, JEMBRANA, BALI (SEJARAH PENDIRIAN DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA)
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui, (1) sejarah berdirinya Gereja Pniel di Desa
Blimbingsari, Jembrana, Bali, (2) nilai-nilai yang terdapat pada Gereja Pniel
yang berpotensi sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif yaitu: (1) teknik penentuan informan; (2)
teknik pengumpulan data (dokumentasi, observasi, wawancara); (3) teknik
validitas data; (4) analisis data dan (5) teknik penulisan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sejarah berdirinya Gereja Pniel di Desa Blimbingsari ini
berkaitan erat dengan masuknya Bangsa Barat ke Indonesia khususnya ke Bali.
Keberadaan Gereja Pniel diperkirakan di bangun pada tahun 1939. Latar belakang
pendirian Gereja Pniel sebagai media pemujaan yang merupakan penghormatan
kepada Tuhan, dan sebagai simbol kepercayaan masyarakat Desa Blimbingsari
sebagai tanah perjanjian yang diberikan oleh Tuhan untuk masyarakat Desa.
Struktur Gereja Pniel mengadopsi dua pola yaitu (1) Tri Mandala (jaba sisi atau
nista mandala, jaba tengah atau madya mandala dan jeroan atau mandala utama);
(2) Bait Allah di Yerusalem. Nilai-nilai karakter yang di wariskan Gereja Pniel
yang berpotensi sebagai sumber belajar sejara di SMA ada 5 yaitu (1)
keberanian; (2) solidaritas; (3) religius; (4) cinta damai; (5) tanggung jawab
yang dijabarkan ke dalam silabus dan RPP berbasis kurikulum 2013 kelas XI.
Penulis: Ida Ayu Komang Natika
Wuni ., Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum ., Drs. I Ketut Margi, M.Si
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd140145