DESAIN SISTEM KEAMANAN PANGAN HAZARD ANALYSIS AND CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) PADA PROSES PRODUKSI GULA PG. KEBON AGUNG MALANG
Abstrak: PG Kebon Agung
merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi Gula yang berlokasi di
Kabupaten Malang. Jenis gula yang dihasilkan adalah gula kristal putih. PG
Kebon Agung belum menerapkan sistem keamanan pangan pada lantai produksinya,
padahal pada tahapan proses produksinya banyak menggunakan bahan-bahan kimia
berbahaya yang sangat tidak baik apabila terkomsumsi oleh konsumen. Untuk itu
dilakukan perencanaan desain sitem keamanan pangan, Hazard Analysis and
Critical Control Point (HACCP), yang bertujuan untuk mengidentifikasi
bahaya-bahaya yang cenderung terjadi pada lantai produksi dan menempatkan
pengendalian yang diharapkan dapat mencegah, mengurangi, bahkan menghilangkan
bahaya-bahaya tersebut. Hasil analisa dengan menggunakan prinsip-prinsip yang ada
pada metode HACCP didapat 9 titik kendali kritis atau critical control point
(CCP) yang ada pada proses produksi gula kristal putih. kesembilan CCP
tersebut, lebih rinci lagi, terdapat pada proses pencucian (kontaminasi fisik),
proses pemberian desinfektan (kontaminasi biologi dan kimia), proses penambahan
asam phospat (kontaminasi kimia), proses penambahan susu kapur (kontaminasi
fisik), proses pelepasa gas-gas sisa rekasi (kontaminasi kimia), proses
penambahan flocculant (kontaminasi fisik dan kimia), dan proses pemberian
fondan (kontaminasi kimia). Tabel HACCP Plan sebagai hasil atau output dari
sistem HACCP telah mencakup keseluruhan hasil analisa dari prinsip-prinsip
HACCP.
Kata kunci: Gula Kristal
Putih, Hazard Analysis and Critical Control Point, Critical Control Point,
Tabel HACCP Plan
Penulis: Aminuddin Fakhmi,
Arif Rahman, Lely Riawati
Kode Jurnal: jptindustridd140180