ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN TIANG (PILE) DENGAN BANTUAN PERANGKAT LUNAK (STUDI KASUS PADA SUNGAI PARIT RAYA)
ABSTRACT: Indonesia mempunyai
kondisi struktur geologi dan geografi yang beraneka ragam. Dari kondisi yang
beraneka ragam tersebut salah satunya adalah seperti daerah lereng. Daerah
lereng Indonesia rata-rata memiliki tanah yang kurang stabil. Sehingga, secara
tidak langsung memberikan potensi bahaya terhadap terjadinya longsor. Kendatipun begitu, daerah seperti itu masih
banyak digunakan sebagai daerah pemukiman warga. Maka tidak heran saat terjadi
longsor, banyak kerugian yang didapat baik berupa nyawa maupun harta benda.
Oleh karena itu, harus ada cara alternatif di dalam pencegahan mengurangi
bahaya longsor. Perkuatan lereng merupakan salah satu cara alternatif yang
sesuai untuk menstabilkan kondisi lereng yang rawan terjadi longsor. Studi
kasus yang digunakan adalah pada Sungai Parit Raya yang berlokasi di Desa
Ngadirejo, Kecamatan Pogalan, sebelah Utara Kota Trenggalek. Untungnya,
pemukiman warga berjarak cukup jauh dari lereng Sungai Parit Raya, sehingga
tidak mengakibatkan adanya korban jiwa saat terjadi longsor. Mulanya,
pemerintah di Trenggalek sudah membangun
suatu dinding penahan di lereng sungai tersebut, tetapi masih belum bisa untuk
menahan kelongsoran tanah di daerah tersebut. Dari data yang ada, kelongsoran
terjadi sepanjang 90 m dari total panjang dinding penahan yaitu 375 m. Dinding
penahan tersebut memiliki ketinggian sekitar 8 sampai 8,5 m. Pada perbaikan
lereng diperoleh desain perkuatan pile dengan bronjong sebagai facing. Jarak
antar pile arah memanjang yaitu 0,8 m dan dalam arah melintang 1,2 m. Diameter
pile yang dipakai yaitu 40 cm dengan panjang pile sebesar 2 kali dari tinggi
pias sebelum diperkuat pile. Dari hasil desain analisis dengan SLOPE/W
didapatkan angka keamanan sebesar 1,554 yang awalnya 0,306 sebelum diperkuat.
Selain itu, untuk membandingkan hasil angka keamanan dengan software, maka
dicoba dengan memakai analisis manual dengan metode irisan, diperoleh angka
keamanan 1,476 setelah diperkuat yang mulanya 0,333 sebelum diperkuat. Hasil
dari desain tersebut diperoleh rencana anggaran biaya sebesar: Rp
3.448.883.000,00 (Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Delapan Juta Delapan
Ratus Delapan Puluh Tiga Ribu Rupiah).
Penulis: Edwindhi Nurmanza,
Widodo Suyadi, Suroso
Kode Jurnal: jptsipildd140185