ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT)

Abstract: Penggunaan  teknologi  informasi,  dimana  komputer  sebagai  medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak  memperhatikan  sisi ergonomi  dalam  bekerja  mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan  yang menggunakan  komputer  sebagai  salah  satu alat  utama  dalam  bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan olehpekerja  pada  Departemen  publishing  dapat  diminimalkan  dengan  cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam  menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui  penyebab  keluhan  yang  dirasakan  oleh  pekerja untuk  dilakukan perbaikan. Pada  penelitian  ini  dilakukan  analisis  dengan  menggunakan  metode ROSA  untuk  mengurangi  adanya  keluhan  yang  dirasakan  oleh  pekerja  pada Departemen  publishing. ROSA merupakan  salah  satu  metode  pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan  komputer serta  untuk  menetapkan  tingkat  tindakan perubahan  berdasarkan  laporan  dari  ketidaknyamanan  pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen  Publishing  pada  saat  bekerja  aman  atau  berbahaya. Hasil  analisis postur  kerja  menggunakan  metode  ROSA  pada  Departemen  Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja  yang menjadi sampel memiliki level resiko yang  tinggi  dan  perlu  dilakukan  perbaikan  segera.    Perbaikan  yang  dapatdilakukan  untuk mengurangi  tingkat  resiko  yang  dirasakan  oleh  pekerja  yaitu dengan  perbaikan  fasilitas  yang  digunakan  oleh  pekerja  yang  sesuai  dengan standar  ergonomi,  melakukan  sosialisasi  kepada  pekerja  tentang  pentingnya ergonomi  pada  dunia  kerja,  dan  sebaiknya  pekerja melakukan  istirahat  atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.
Keywords: ergonomi, postur kerja, ROSA
Penulis: Rosma Hani Damayanti, Irwan Iftadi, dan Rahmaniyah Dwi Astuti
Kode Jurnal: jptindustridd140087

Artikel Terkait :