Analisis Persaingan Café di Bandung dengan Menggunakan Metode Correspondende Analysis dan Importance Performance Analysis (Studi Kasus di Café X Bandung)
Abstrak: Café yang tadinya
menjadi tempat makan atau berkumpul bersama kerabat atau teman-teman sekarang
bisa menjadi tempat pertemuan antara rekan bisnis. Bandung memiliki banyak
café-café yang imana salah satunya adalah Café X yang berdiri sejak tahun 2008. Permasalahan yang
muncul di Café X adalah penurunan rata-rata penjualan mulai akhir tahun 2009 sampai
dengan Juni 2010 sekitar 30%.
Tujuan penelitian adalah
untuk mengetahui faktor
yang menjadi penyebab
terjadinya penurunan penjualan, mengetahui tingkat kepuasan konsumen
terhadap hasil kinerja Café X, mengetahui persaingan Café X dengan pesaingnya,
mengetahui prioritas perbaikan bagi Café X.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan pihak manajemen,
penyebaran kuesioner pendahuluan dan
kuesioner akhir yang
disebarkan kepada 100
responden. Penyusunan kuesioner pendahuluan
menggunakan konsep Marketing
Mix 7P dan
diketahui pesaing dari Café
X yaitu N
Café dan O
Café. Kuesioner akhir
terdiri dari 3
bagian yaitu bagian profil
responden, bagian tingkat
kepentingan dan performansi,
serta ranking dari setiap
Café. Metode pengolahan
data menggunakan Pie
Chart untuk mengetahui
persentase segmentasi pasar; metode
Correspondence Analysis untuk
mengetahui persaingan Café X
terhadap pesaingnya; dan
metode Importance Performance
Analysis untuk mengetahui kuadran perbaikan dari setiap variable.
Dari hasil pengolahan
data terdapat 13
prioritas atribut yang
harus diperbaiki. Beberapa usulan perbaikan
untuk meningkatkan penjualan
Café X adalah
mengadakan suatu sistem dengan
kartu stock yang
akan dicek setiap
harinya oleh bagian
purchasing, memberikan diskon kepada
pengunjung yang datang
pada jam 14.00
s/d 17.00 dan
pada pukul 23.00
s/d 02.00, dan menambah fasilitas Credit Card dan Flazz.
Penulis: Elty Sarvia,
Fredrikson
Kode Jurnal: jptindustridd120097