Analisis Kepuasan Kerja dan Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Karyawan (Studi Kasus di PT. Bekaert Indonesia Jl Surya utama kav I-14, Kota Industri Surya Cipta)
Abstrak: PT Bekaert Indonesia
merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi steelcod, wire dan advanced
material. Pada saat
ini perusahaan mengalami
masalah tingkat turnover karyawan yang
tinggi untuk operator
pada Sawing Wire
Department dan Galvanized
Wire Department, dengan rata-rata
9 % per
tahun, sehingga dapat
dikatakan karyawan Sawing Wire
Department dan Galvanized
Wire Department memiliki
tingkat loyalitas rendah.
Salah satu faktor yang berkaitan rendahnya loyalitas karyawan adalah
rendahnya tingkat kepuasan kerja.
Sehingga PT Bekaert
Indonesia perlu mengetahui
faktor-faktor kepuasan kerja
yang mempengaruhi loyalitas karyawan.
Variabel kepuasan kerja
menggunakan konsep MSQ
dan konsep loyalitas
Mowday, Porter, dan Steers. Responden penelitian adalah
seluruh operator pada kedua
departemen (sampling jenuh). Metode yang
digunakan untuk melihat hubungan antara kepuasan dan loyalitas adalah multiple linier
regression. Dari hasil
penelitian didapati bahwa
loyalitas karyawan dan kepuasan
kerja pada Sawing
Wire Department department
dan galvanized wire
berada di tingkat yang
rendah. Adapun faktor
kepuasan kerja yang
berpengaruh terhadap loyalitas
di Sawing Wire Department
adalah aktivitas, kebijakan
perusahaan, status sosial,
pengakuan, pengawasan – human relation,
variasi, kondisi kerja; dan pada Galvanized Wire Department adalah
kebijakan perusahaan, rekan kerja, kemandirian, keamanan, pengakuan,
pengawasan-teknis, ariasi.
Usulan untuk meningkatkan
loyalitas di sawing
wire departement adalah
dengan membagi rata beban
kerja, sosialisasi peraturan
kebijakan melalui buku
panduan, memberikan penghargaan pada
karyawan, rotasi karyawan,
menjaga kebersihan, sedangkan
untuk Galvanized Wire Department
dengan menggiatkan outbond
, memperketat pengawasan, memberikan penghargaan
pada karyawan, penyeragaman
kerja dan tidak
melakukan rotasi karyawan apabila
tidak terpaksa.
Penulis: Jimmy Gozaly, Fauzi
Satrya Wibawa
Kode Jurnal: jptindustridd120099