ANALISA STRATEGI PADA PERUSAHAAN BENIH TANAMAN BERBASIS METODE PERFORMANCE PRISM DAN SWOT (STUDI KASUS: PT. X)
Abstrak: Pengukuran kinerja
merupakan suatu metode atau alat yang digunakan untuk mencatat dan menilai
pencapaian pelaksanaan kegiatan berdasarkan meningkatkan kualitas pengambilan
keputusan dan akuntabilitas. Terdapat 4 elemen pokok pengukuran kinerja antara
lain, menetapkan tujuan, sasaran, dan strategi organisasi, merumuskan indikator
dan ukuran kinerja, mengukur tingkat ketercapaian tujuan dan sasaran
organisasi, evaluasi kinerja. Sedangkan, untuk merumuskan strategi menggunakan
analisis SWOT yang merupakan gambaran secara jelas bagaimana peluang dan
ancaman eksternal perusahaan yang disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan
internal perusahaan. Berkaitan dengan pencapaian target penjualan, target
penjualan berbagai jenis benih sebagian besar tidak tercapai dimana kondisi ini
terjadi pada tahun 2012. Maka dari itu dibutuhkan metode yang dapat diterapkan
dalam pengukuran tersebut untuk mengetahui sejauh mana performansi kinerja
perusahaan telah tercapai sehingga dapat merumuskan strategi unggulan yang
tepat dan berdaya saing. Hasil penelitian dengan metode Performance Prism
didapatkan nilai indeks sebesar 8.60 yang masuk kedalam kategori hijau,
sehingga dinyatakan kinerja perusahaan secara keseluruhan telah memenuhi
performa perusahaan yang diharapkan. Pada analisis SWOT telah didapatkan 5
strategi baru yaitu memperluas pangsa pasar, menjaga hubungan baik dengan
supplier, memberikan reward, peningkatan daya tahan benih, dan menjaga hubungan
baik dengan koperasi.
Penulis: Shani Rezabillah,
Ishardita Pambudi Tama, Remba Yanuar Efranto
Kode Jurnal: jptindustridd150024