UJI AKTIVITAS SELULOSA BAKTERI DARI LIMBAH UBI JALAR (Ipomoea batatas Lam.) DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL DAN KITOSAN TERDEPOSISI NANOPARTIKEL PERAK TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 25923 DAN Escherichia coli ATCC 25922

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis selulosa bakteri dari limbah ubi jalar (Ipomoea batatas Lam.)dengan penambahan gliserol dan kitosan terdeposisi nanopartikel perak meliputi sifat fisik, sifat mekanik, dan aktivitas antibakteri; serta menguji pengaruh penambahan bahan tersebut terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Escherichia coli ATCC 25922. Nanopartikel perak sebagai antibakteri dideposisikan pada material selulosa bakteri-kitosan-gliserol kemudian untuk mengetahui terbentuknya nanopartikel perak digunakan spektroskopi UV-Vis. Hasil analisis sifat fisik menunjukkan material SGKN (selulosa gliserol kitosan nanopartikel) memiliki berat basah terendah yaitu 42,20 gram dan analisis sifat mekanik dengan uji Tensile Strength-Elongation menunjukkan material SGKN (selulosa gliserol kitosan nanopartikel) juga memiliki nilai persentase pemuluran (Strain at F Max) terendah yaitu 1,98 %. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan material SGKN (selulosa gliserol kitosan nanopartikel) memiliki pengaruh penghambatan paling tinggi terhadap pertumbuhan koloni Staphylococcus aureus ATCC 25923 yaitu 5,1 mm dibandingkan pertumbuhan koloni Escherichia coli ATCC 25922 yang hanya 3,03 mm.
Kata kunci: aktivitas antibakteri ,limbah ubi jalar, material selulosa bakteri-kitosan-gliserol, nanopartikel perak
Penulis: RIZAL ABIANTORO
Kode Jurnal: jpbiologidd140391

Artikel Terkait :