SESKUITERPEN FURANODIENON DARI RIMPANG Curcuma xanthorrhiza DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA
ABSTRAK: Curcuma xanthorrhiza dikenal sebagai tanaman obat Indonesia,
rimpangnya sering digunakan dalam pengobatan
tradisional. Penelitian ini
bertujuan untuk mengisolasi senyawa seskuiterpen
dari rimpang Curcuma
xanthorrhiza dan menguji
aktivitas antibakterinya. Isolasi senyawa
dilakukan dengan kromatografi
kolom vakum cair
dan kromatografi radial. Identifikasi
struktur dilakukan secara
spektroskopi (FTIR (Fourier Transfrom Infra Red), NMR
(Nuclear Magnetic Resonance) 1D
dan 2D, serta MS (Mass
Spectroscopy)). Uji antibakteri
dilakukan dengan metode
mikrodilusi, terhadap beberapa bakteri uji
yaitu Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa,
Bacillus subtilis danStaphylococcus aureus,.
Isolat yang diperoleh
berupa minyak tak
berwarna yang teridentifikasi sebagai
senyawa seskuiterpen furanodienon.
Furanodienon menunjukkan aktivitas
antibakteri dengan nilai
MIC dan MBC 125,0 dan 250,0 µg/mL .
Penulis: Hartiwi Diastuti,
Yana Maolana Syah, Lia Dewi Juliawaty, Marlia Singgih
Kode Jurnal: jpkimiadd130254