FRAKSINASI EKSTRAK METANOL KULIT BATANG KETAPANG (Terminalia catappa Linn.) DAN UJI TOKSISITASNYA DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)
ABSTRAK: Ketapang (Terminalia
catappa Linn.) merupakan salah satu
tumbuhan anggota famili Combretaceae.
Hasil uji senyawa metabolit sekunder
pada kulit batang ketapang diketahui
mengandung flavonoid, terpenoid,
polifenol, steroid dan saponin.
Penelitian ini dilakukan untuk
menemukan fraksi ekstrak
dari kulit batang
ketapang yang memiliki toksisitas
tertinggi terhadap larva
udang Artemia salina
Leach dengan menggunakan metode
BSLT serta mengidentifikasi senyawa metabolit sekundernya. Kulit batang
ketapang diekstraksi secara
maserasi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak
metanol yang diperoleh
diekstraksi cair -cair dengan
pelarut nheksana, dan etil asetat.
Ekstrak metanol (EM), fraksi
n-heksana ekstrak metanol (FH), fraksi etil asetat
ekstrak metanol (FE), dan residu
etil asetat ekstrak metanol
(FR) diuji toksisitasnya. Fraksi
ekstrak dengan toksisitas
tertinggi diuji kandungan
senyawa metabolit sekundernya
menggunakan pereaksi warna pada plat KLT. Hasil uji
menunjukkan bahwa EM,
FH, FE, dan
FR bersifat toksik
terhadap larva udang Artemia
salina Leach dan
FE bersifat paling
toksik dengan nilai
LC50 sebesar 61,675 ppm.
Hasil uji metabolit
sekunder menunjukkan FE
mengandung senyawa golongan
flavonoid, fenolat, terpenoid, dan saponin.
Penulis: Moch. Chasani, Ruli
Budi Fitriaji, Purwati
Kode Jurnal: jpkimiadd130253