RESIDU-GLICEROL-TEA SEBAGAI PENSTABIL PADA CAMPURAN BATUBARA-AIR
ABSTRAK: Campuran Batubara-Air
(CBA) menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi permasalahan sumber energi
alternatif, karena sifatnya yang berupa bahan bakar batubara cair. Proses
pembuatan CBA sangat sederhana melalui
pembuatan suspensi batubara
dalam medium air.
Agar tidak terjadi agglomerasi dan
flokulasi selama waktu
tertentu, diperlukan penambahan
zat yang disebut dispersan. Aliran
CBA dalam pipa
memungkinkan akan terjadinya
migrasi radial dari artikelpartikel
padat batubara dalam campuran. Hal ini akan mempengaruhi atomisasi pembakaran.
Penulis: Abdullah Saleh
Kode Jurnal: jpkimiadd080028