PRODUKSI GLUKOSA DARI LIGNOSELULOSA JERAMI PADI YANG DIDELIGNIFIKASI DENGAN ALKALINE-OZONOLYSIS PRETREATMENT

Abstract: Selama ini limbah biomassa lignoselulosa seperti jerami padi belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal biomassa itu mengandung selulosa yang cukup tinggi. Selulosa dihidrolisis akan menghasilkan glukosa, kemudian dari glukosa difermentasikan akan menghasilkan bioetanol.. Produksi glukosa dimulai dengan pre-treatment, yaitu delignifikasi.Perlakuan ini bertujuan untuk mengurangi kandungan lignin dan sedikit hemiselulosa yang terdapat pada jerami padi, karena senyawa lignin dan hemiselulosa dapat menghambat dan menjadi inhibitor utama dalam proses hidrolisadari selulosa menjadi glukosa. Apabila tahap pre-treatment yang ditentukan telah dicapai maka biomassa selanjutnya dihidrolisis secara enzimatis, yakni dengan bantuan enzim Aspergillus Niger. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh pada produksi glukosa. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa produksi glukosa dengan variabel waktu hidrolisis 25 jam dan volume enzim 10 ml menghasilkan kadar glukosa lebih banyak bila dibandingkan dengan variabel yang lain, yaitu 52,4 mg.
Kata Kunci: Enzim Aspergillus Niger, Glukosa, delignifikasi, Hidrolisis
Penulis: Novia, Angga Riski Yanto, Andri Saputra
Kode Jurnal: jpkimiadd130290

Artikel Terkait :